• Wed. Jul 29th, 2026

Joglo Pos

Koran Umum Sahabat Masyarakat Klaten

KERUKUNAN SEBAGAI ELEMEN UTAMA KETAHANAN NASIONAL

ByKaryana

Jul 28, 2026
Share :

YOGYAKARTA-(FKUB ) Indonesia Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet mengatakan bahwa letahanan Nasional memang patut dan mestinya menjadi diskusi yang paling penting di era sekarang ini. Karena disamping sangat penting dan sangat strategis, juga elemennya sangat luas, bahkan mencakup semua aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Hal itu disampaikan Ida Pangelingsir saat menjadi nara sumber pada acara Seminar Nasional TRANSFORMASI KURIKULUM di Sekolah Pasca Sarjana UGM Yogyakarta, Senin ( 27/7/2026 ).

Menurutnya soal ketahanan nasional mulai dengan Ketahanan Ideologi, Nilai Nilai Agama, kemudian diikuti oleh Ketahanan Kerukunan Bangsa, kemudian diikuti oleh Ekonomi, Militer, Hukum, Politik, Kebudayaan, Tehnologi, Pendidikan( Kecerdasan), Keamanan, Pangan, Kesejahteraan, dstnya.

“Ketahanan Nasional ini sangat ditentukan oleh Nilai dan Kwalitas Sistem Sistem yang telah dibangun untuk menjadikan ketahanan di setiap Elemen Ketahanan tersebut. Yang sangat diharapkan baik , mestinya baik.” katanya.

Menurutnya sistem Ketahanan Kerukunan sangat diharapkan baik, Sistem Politik , Sistem Hukum, Sistem Ekonomi, Sistem Pembangunan Tehnologi, dst nya sangat diharapkan baik, atau mestinya menjadi baik dan tepat, mengikuti Sistem Nilai yang sudah baik dan tepat yaitu Nilai Agama, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika , dan NKRI yang sudah tepat dan sangat baik.

“Diantara semua elemen Ketahanan Nasional yang semuanya sangat penting dan sangat strategis itu, rasanya KETAHANAN KERUKUNAN BANGSA adalah elemen yang paling penting dan paling strategis untuk terus dibangun, dijaga, dan dirawat.
Karena Kerukunan adalah PONDASI dan PRASYARAT PEMBANGUNAN, berarti adalah Infrastruktur, Pondasi dan Prasyarat pembangunan unsur unsur Ketahanan yang lainnya.” kata Ida Pangelingsir.

Dijekaskan bagwa tanpa membangun, tanpa menjaga, tanpa merawat KERUKUNAN maka cepat atau agak lambat akan terjadi kekacauan. Kekacauan yang agak berlarut larut akan berpotensi terjadinya KEHANCURAN BANGSA, KEHANCURAN NEGARA.

“Tanpa kerukunan, pasti terjadi suasana kacau, maka dalam suasana kacau, Negara, Pemerintah dan Kita semua mustahil bisa membangun. Semua akan terkonsentrasi untuk memulihkan kekacauan, atau keluar, melarikan diri dari kekacauan.” ujarnya.

Ida Pangelingsir mengingatkan bahwa Indonesia dari Sabang sampai Merauke, Miangas sampai Rote, adalah negara besar dan kaya dalam arti luas wilayahnya, kekayaan alamnya, jumlah penduduknya. Namun juga adalah Negara yang paling majemuk didunia.

“Kemajemukan adalah keindahan, sekaligus menjadi kekayaan baik dari sudut agama/ keyakinan, Suku Bangsa, Adat, dan Budaya.
Menjadi keindahan dan tetap sebagai kekayaan yang dibanggakan apabila bisa dibangun, dijaga, dirawat dengan baik. Namun apabila salah MENGELOLANYA maka akan menjelma menjadi MALAPETAKA.”terangnya.

Oleh karenanya menurut Ida Pangelingsir Indonesia yang sangat luas, alamnya paling kaya, Iklimnya paling bagus, jumlah penduduk yang besar dan paling mejemuk didunia, tidak saja menganggap KERUKUNAN ADALAH YANG PALING PENTING dan PALING STRATEGIS, namun Indonesia SANGAT BERGANTUNG KEPADA KERUKUNAN.

“Kalau NKRI adalah HARGA MATI, maka KERUKUNAN PUN MESTINYA HARGA MATI.

11.Kerukunan antar Agama, Kerukunan antar suku, kerukunan antar golongan, ras, kerukunan politik ( antar partai politik), kerukunan antar Lembaga Negara, Kerukunan antara Pemerintah dan Masyarakat, Kerukunan antar Para Tokoh/ Pemimpin Bangsa mutlak dibutuhkan untuk mampu membangun bangsa dengan jauh lebih baik lagi.” katanya.

Ida Pangelingsir mengatakan bahwa diantara Unsur Kerukunan yang ada maka yang sangat sensitif adalah Kerukunan Antar SARA. Diantara Issue Kerukunan Antar Sara , Issue Kerukunan Antar Agama adalah yang paling sensitif.

“Indonesia yang besar, luas, alamnya kaya raya, penduduknya besar, KALAU BISA TETAP RUKUN, TETAP BERSATU, SEMUA SISTEM MENJADI BAIK , MAKA INDONONESIA AKAN DENGAN MUDAH MENJADI NEGARA TIDAK SEKEDAR NEGARA MAJU, TETAPI AKAN CEPAT MENJELMA MENJADI MACANNYA ASIA BAHKAN SINGANYA DUNIA.”kata Ida Pangelingsir.

Berikut ini beberapa poin penting dusampaikan Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet diantaranya :
POTENSI KERUKUNAN YANG SANGAT BAIK DAN KUAT diantaranya
Potensi Ideologi Bangsa yakni Pancasila, Bhineka Tunggal Ika.
Potensi Agama/ Keyakinan/ Kepercayaan Kepada Tuhan YME.
Potensi Adat Istiadat.
Potensi Kearifan Lokal, dan Khusus untuk Bali ada Potensi oenting yakni Titah Leluhur.

Bahwa POTENSI SANGAT PENTING DAN SANGAT STRATEGIS diantaranya
Kualitas Wawasan Kebangsaan. Kualitas Nasionalisme. Kualitas Kenegarawanan Para Pelaku Pemerintahan dan atau negara. Dan Kualitas Patriotisme/ Cinta Tanah Air.

POTENSI KERUKUNAN LAINNYA diantaranya
Potensi Ekonomi.
Potensi Sistem Hukum. Potensi Sistem Politik (Partai Politik). Sistem Anggaran. Sistem Pembangunan infrastruktur phisik.
Sistem Pertanian dalam arti luas , peternakan dan perikanan. Sistem pendidikan. Sistem Kesehatan. Sistem Kesejahteraan. Sistem Pertahanan. Dan sistem sistem lainnya.

Ida Pangelingsir menyebutkan Unsur Unsur yang sangat penting dalam membangun,menjaga dan merawat kerukunan diantaranya
Saling menerima perbedaan. Semangat Kebersamaan. Semangat Persaudaraan. Semangat saling peduli.Semangat cinta kasih. Semangat saling bertoleransi. Dan Semangat saling menghormati.

“KERUKUNAN ADALAH TITAH NEGARA, TITAH AGAMA, TITAH KEARIFAN BUDAYA LOKAL IND9NESIA, DAN KHUSUS DI BALI ADALAH JUGA TITAH LELUHUR.” katanya.

Pada akhir presentasinya Ida Pangelingsir menjelaskan soal TANTANGAN kini dan ke depan untuk pertahanan nasional, diantaranya Kemajemukan yang harus dirawat , dijaga dengan sangat baik.

“Masih ada kelompok kelompok yang belum mau menerima Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945. Masih sering terjadi benturan benturan yang mengatas namakan agama, terutama dengan pembangunan Rumah Ibadah, juga tempat beribadah.”katanya.

Masih banyak umat yang tidak begitu paham ajaran agamanya yang sesungguhnya sangat mulia. Persaingan Global yang sekarang sudah disana sini menjadi konflik global, bahkan perang,
Perkembangan Medsos, AI yang tidak mampu dikendalikan.
Sistem Hukum yang sangat tertinggal oleh perkembangan pesat Medsos dan AI.

Sedangkan ancaman diantaranya adanya potensi yang hebat dimiliki Indonesia itu, maka Indonesia sejak merdeka telah DIKERJAIN” oleh Kekuatan Besar Asing.

“Persaingan global, sering berubah menjadi Perseteruan Global bahkan Perang.
Ideologi Asing yang tidak pas dengan kepribadian ke Indonesiaan.

“Hal seperti itu akan bisa menghancurkan nilai nilai kerukunan bangsa. Masih ada penyebaran penyebaran keyakinan Asing di Indonesia ditengah tengah kelompok umat beragama dan atau yang sudah mempunyai kepercayaan” katanya.
Diakhir penyampaian materi Ida Pangelingsir merekomendasikan perlunya segera dibuat Undang Undang Kerukunan Antar umat Beragama di Indonesia.

Kirim berita :
Hubungi Redaksi ?
Hallo, Selamat datang di Redaksi Joglo Pos !
Ada berita yang ingin disampaikan ?
Silahkan ditulis lengkap kejadian peristiwa beserta fotonya !
Menerima update berita ? OK No thanks