• Mon. Oct 5th, 2026

Joglo Pos

Koran Umum Sahabat Masyarakat Klaten

Data KPU Bertambah 12.000 Pemilih Pemula

ByKaryana

Oct 4, 2026
Share :

KLATEN –Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klatenmenggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi data pemilih berkelanjutan triwulan ketiga 2026 di KPU, Selasa (29/9/2026). Dari rapat pleno tersebut, terungkap di Klaten ada penambahan sekitar 12.000 pemilih pemula.

Rapat pleno diikuti dari berbagai unsur mulai dari Bawaslu, pemerintah daerah, Lembaga Pemasyarakatan (LP) hingga Kantor Kementerian Agama. Dari rapat pleno itu, jumlah pemilih ditetapkan sebanyak 1.003.512 orang dengan 493.317 laki-laki dan 510.195 perempuan.

Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Klaten, David Indrawan, mengatakan ada sedikit penurunan jumlah pemilih dibandingkan pada triwulan II 2026 sebanyak 1.003.891 orang.

“Ini terjadi karena fokus kami di triwulan sekarang memang pada pembersihan data pemilih dengan melakukan pencoreten terhadap data meninggal kemudian pindah domisili. Itu angkanya cukup besar,” kata David saat ditemui seusai rapat paripurna.

David juga mengungkapkan pada rapat pleno kali ini ada data potensial pemilih baru sekitar 12.041 pemilih. Dari jumlah itu, baru sekitar 6.000 pemilih atau 50 persen yang dimasukkan pada triwulan III. Sisanya, akan masuk sebagai pemilih pada triwulan IV 2026.

David menjelaskan angka pemilih pemula cukup besar. Angkanya diperkirakan bakal terus meningkat.

Tingginya angka pemilih pemula, lanjut David, menjadi tantangan tersendiri bagi penyelenggara Pemilu. KPU saat ini terus menggencarkan upaya untuk menggaet mereka agar pada Pemilu mendatang datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan menggunakan hak pilih mereka.

Salah satu upaya yang dilakukan dengan membuat nota kesepahaman atau memorandum of understanding antara KPU dengan Pemkab Klaten. MoU itu melibatkan sekitar delapan organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Bersinar.

MoU itu menjadi dasar bagi KPU untuk memperluas edukasi tentang Pemilu dengan sasaran para pelajar terutama di bawah kewenangan Pemkab Klaten yakni tingkat SD dan SMP. Saban Senin, KPU keliling sekolah menjadi pembina upacara dan menyampaikan edukasi tentang pemilu kepada siswa.

“Ini menjadi bagian dari ikhtiar kami untuk mengenalkan tentang ke Pemilu terutama ke generasi alpha. Tentunya, mereka yang sat ini duduk di kelas 8 atau 9 SMP, pada Pemilu 2029 akan menjadi pemilih apalagi nanti kalau memang betul ada pemilu lokal di 2031,” kata David.

Selain dengan Pemkab, KPU saat ini juga sedang merumuskan kerja sama dengan Cabang Dinas Pendidikan wilayah V Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah. Kerja sama itu menjadi dasar untuk memperluas edukasi ke sekolah-sekolah di tingkat SMA/SMK sederajat.

“Kami juga sudah diskusi dengan kantor Kemenag untuk bisa masuk ke madrasah-madrasah, pondok pesantren yang ada di Klaten. Kami juga menggandeng seluruh stakeholder di Klaten untuk bersama-sama bergerak agar generasi-generasi penerus ini paling tidak melek tentang politik dan mereka berkenan datang ke TPS menyalurkan hak politiknya saat Pemilu nanti,” kata David.

Kirim berita :
Hubungi Redaksi ?
Hallo, Selamat datang di Redaksi Joglo Pos !
Ada berita yang ingin disampaikan ?
Silahkan ditulis lengkap kejadian peristiwa beserta fotonya !
Menerima update berita ? OK No thanks