TULUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagang (DKUMP) menggelar Pasar Murah dengan barang berupa 1 .200 paket sembako murah senilai Rp 100.000 dan warga hanya menebus dengan Rp 10.000 saja di halaman Pemerintah Kecamatan (pemcam) Tulung, Jumat (6/3/2026).
Kegiatan itu digelar untuk meringankan beban masyarakat ditengah tinggi harga kebutuhan pokok (sembako) terlebih menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Kegiatan itu dibuka Camat Tulung, Hendri Pamukas, SSos, MM dengah menyerahkan paket sembako pada seorang warga. Paket sembako senilai 100 ribu berisi beras 2 kg, minyak goreng 1 liter, gula 1 kg dan mie instant 4 bungkus dan warga hanya menebus dengan harga 10ribu.
Menurut Hendri Pamukas, paket sembako itu diperuntukkan bagi warga tidak mampu yang berasal dari 18 desa yang ada di kecamatan Tulung. ”Kegiatan untuk membantu mereka yang betul membutuhkan apalagi menjelang lebaran harga kebutuhan pokok naik,” ujarnya.
Sementara itu Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, yang hadir terlambat dari jadwal semula, menyampaikan bahwa program pembagian sembako murah merupakan agenda rutin Pemerintah Kabupaten Klaten yang dilaksanakan dua kali dalam setahun, yakni menjelang Hari Raya Iedul Fitri dan Natal serta Tahun Baru.
“Jadi Pemkab Klaten dalam setahun itu membagikan sembako dua kali, setiap menjelang Lebaran dan Nataru. Nah setiap menjelang Lebaran kita berkeliling ke wilayah-wilayah untuk membagikan paket sembako. Paket sembako yang kami berikan ini ada beras, gula, minyak goreng, dan mi instan dengan cukup membayar Rp10 ribu saja. Hari ini kami bagikan sebanyak 1.200 paket,” tuturnya.

Mas Hamenang berharap program tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, khususnya selama bulan Ramadan hingga menjelang Lebaran. “Insyaallah ini bisa membantu masyarakat guna meringankan beban kebutuhan sehari-hari. Harapannya program ini bisa terus berlanjut. Semoga ke depan APBD Klaten meningkat sehingga bantuan paket sembako murah ini bisa ditingkatkan lagi,” pungkasnya.
Salah seorang penerima, Paryono (63), warga Desa Bono, Tulung mengaku berterimakasih atas paket sembako murah yang diberikan Pemkab Klaten. “Ya sangat berterimakasih, ini sangat membantu kami, apalagi mau lebaran idul fitri, semua harga naik, dan alhamdulillah ini malah dapat bantuan hanya menebus Rp 10 ribu saja,” ujar Paryono usai menerima paket sembako. (bud)