• Mon. Jun 15th, 2026

Joglo Pos

Koran Umum Sahabat Masyarakat Klaten

PDA Klaten Sukses Bangun Hotel Aisyi Tower, Juni Diskon 35%

ByPaidi Joglopos

Jun 14, 2026
Share :

KLATEN – Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Klaten saat ini telah sukses berhasil membangun Hotel Aisyi Tower Klaten yang berlokasi di Jalan Pramuka Nomor 10 Tonggalan, Kecamatan Klaten Tengah, Klaten. Hotel Aisyi Tower Klaten didirikan murni atas inisiatif dari pengurus dan jamaah PDA Kabupaten Klaten.

Ketua PDA Klaten, Hj Sri Mulyani Rahayuningsih, SH, SpN dalam acara Media Gathering dan Press Conference di Hotel Aisyi Tower Klaten, Kamis siang (11/6/2026) mengatakan, pembangunan Hotel Aisyi Tower Klaten adalah suatu manifestasi yang nyata dari dakwah kultural dan dakwah ekonomi dari PDA Klaten.  Jika selama ini bisnis hotel hanya diidentikkan dengan tempat menginap,  tempat beristirahat atau urusan komersial semata, maka hari ini perempuan Muhammadiyah memelopori bisnis hotel sekaligus menggalakkan budaya literasi.

“Karena perintah pertama dari turunnya Al Quran di Gua Hira, Jabal Nur, Mekah, Arab Saudi oleh Rasulullah Muhammad SAW adalah surat Al Alaq ayat pertama Iqra’ bismi rabbikalladzii khalaq yang artinya bacalah. Yang tentu ini merupakan suatu akar peradaban.  Melalui budaya literasi ini kita ingin mengubah setiap sudut ruang menjadi media dakwah yang mencerdaskan, sehingga wajah baru budaya di hotel ini akan menawarkan pengalaman yang berbeda bagi setiap tamu yang datang,” katanya.

Menurut Hj Sri Mulyani Rahayuningsih, setiap tamu akan bercerita bahwa Hotel Aisyi Tower Klaten  tidak hanya menyediakan kasur yang nyaman, tapi juga narasi. Di dalamnya  ada pilihan aneka buku bacaan yang mengedukasi. Kemudian juga merupakan ruang temu gagasan. Ruang ini dirancang memiliki portal literasi perpustakaan mini yang estetik yang ada di depan, dan juga ramah bagi  perempuan dan anak. “Semua perempuan berkemajuan tentu akan memberikan kehangatan dengan pelayanan penuh keramahan khas perempuan Muhammadiyah yang profesional dan berwawasan luas.   Ruang ini akan menjadi bukti bahwa Aisyiyah sebagai perempuan Muhammadiyah mampu menggerakkan bisnis modern secara profesional, tanpa kehilangan identitasnya sebagai penggerak literasi dan pencerdas bangsa,” ujarnya lagi.

“Kami mohon dukungan dan kolaborasi dari seluruh keluarga besar Muhammadiyah, pemerintah, serta masyarakat luas, serta juga para wartawan untuk bisa mendukung kami menjadi hotel dengan konsep hotel literasi ini. Sehingga Hotel Aisyi Tower Klaten dapat menjadi kebanggan, membawa berkah dan menjadi role model bisnis perhotelan yang berbasis edukasi di Indonesia,” tegasnya.

“Saya ucapkan terima kasih yang tidak terhingga  kepada seluruh panitia, tim manajemen, teman-teman perempuan Muhammadiyah, Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Pimpinan Pusat Aisyiyah, Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Klaten, serta teman-teman dari Tim SM Tower Malioboro Yogyakarta yang telah mewujudkan mimpi besar kami  ini menjadi kenyataan,” tegasnya.

 

Hotel Bintang 2++

Direktur Utama PT Syarikat Cahaya Media yang juga Komisaris PT PDA selaku pengelola Hotel Aisyi Tower Klaten, Deni Asy’ari, MA Dt Marajo  dalam kesempatan itu menyatakan, pertama pihaknya ingin menyampaikan bahwa  Hotel Aisyi Tower Klaten ini adalah milik Aisyiyah sebuah  organisasi perempuan Muhammadiyah. Dan untuk brand secara bisnis memang kita tidak boleh menggunakan brand organisasi, maka kemudian kita beri nama Aisyi Tower. Nah, kenapa  Aisyi Tower? Karena ini berkaitan dengan  Tim managemen di bawah SM Tower Malioboro Yogyakarta.

Dikatakan,  belakangan Muhammadiyah mulai konsentrasi dalam pengembangan properti hotel. Yang sudah ada hotel SM Tower Malioboro, SM Tower Berau Kalimantan Timur dan sekarang ada Hotel Aisyi Tower Klaten dan juga ada SM Tower di Padang dan di beberapa tempat lainnya. Jadi secara kepemilikan Hotel Aisyi Tower Klaten ini adalah milik Aisyiyah dan untuk brand nama diberi nama Aisyi Tower Klaten.

Kemudian yang kedua, kata  Deni Asy’ari, kenapa harus hotel?. Ini juga sering menjadi pertanyaan karena selama ini, kalau dilihat Aisyiyah sebagai organisasi perempuan Muhammadiyah itu banyak berkecimpung di dalam dunia pendidikan khususnya TK dan PAUD. Kalau   sering mendengar TK ada Bustanul Atfal miliknya Aisyiyah.   Sekarang  menghadirkan properti hotel ini yang  disebut sebagai wajah baru. Bahwa perempuan itu sesungguhnya bisa untuk mengurus bisnis secara profesional, bisnis secara terbuka yang tidak hanya segmennya harus orang-orang Muhammadiyah, tapi juga terbuka untuk masyarakat pada umumnya. Maka ini sebagai bentuk wajah baru dari bisnis yang dikeluarkan oleh organisasi perempuan Muhammadiyah.

Ketiga, lanjut dia, bisnis ini menunjukkan bentuk kemandirian. Kenapa kemandirian? Karena kehadiran bisnis Aisyi Tower ini secara finansial  bersumber dari internal warga Aisyiyah sendiri. Dari internal Muhammadiyah sendiri yang sampai hari ini belum memiliki utang dengan bank dalam aspek pembangunan ini. Maka kemudian kehadiran hotel ini tidak hanya sekedar ingin mencari keuntungan, mencari benefit, tetapi lebih dari itu ingin membangun ekosistem tentang kemandirian bisnis. “Bahwa kita bisa sesungguhnya secara mandiri, secara bersama-sama atau dalam bahasa kami secara berjamaah membangun bisnis perhotelan. Dan ini dibuktikan pada hari ini berdiri Aisyi Tower dengan cara mandiri,” ujarnya.

Keempat, ujar  Deni Asy’ari, terkait nama brand tadi bahwa keberadaan Hotel Aisyi Tower Klaten tentu pihaknya punya diferensiasi, pembeda dengan hotel-hotel yang lainnya. Kalau mungkin ada berbagai macam brand hotel ada internet, ada wisata, ada bola dan ada yang macam-macam.   Hotel yang dirikan ini fondasinya adalah dari media Majalah Suara Muhammadiyah, makanya kalau namanya SM Tower merupakan kepanjangan Suara Muhammadiyah Tower.

“Nah karena basik dan fondasinya adalah media maka hotel yang kami dirikan itu berbasis literasi. Apa makna literasi?. Makna dari hotel literasi itu ada tiga masing-masing bersifat mencerahkan,   bersifat   memperkaya wawasan dan  bersifat memperdayakan. Artinya orang hadir  di Aisyi Tower Klaten tidak sekedar minat, idak sekedar tidur, tetapi dia mendapatkan pencerahan,  dia dapat wawasan. Maka kemudian brand dari hotel kita ini setiap kamar selalu ada bacaan yang kita siapkan.   Kemudian beberapa pojok nanti akan kita siapkan spot-spot untuk ruang baca, ada kolam renang,” katanya.

Mereka ke sini, lanjut  Deni Asy’ari, setelah renang bisa baca buku atau setelah baca buku lalu berenang. Jadi ada aspek entertain dan ada aspek edukasinya. Diharapkan hotel itu bisa mengkombinasikan intara aspek edukasi dan aspek entertain maka kemudian membranding hotel ini sebagai hotel literasi dan harapannya ini betul-betul mencerahkan, memperkaya wawasan, memperdayakan masyarakat sehingga ini bisa menginspirasi banyak orang.

Yang terakhir atau kelima, katanya, secara teknis hotel ini kalau disebut hotel bintang berapa? Mungkin ada yang akan bertanya   termasuk kategori hotel bintang berapa? Nah ini disebut bintang tiga tidak masuk karena jumlah kamar kalau bintang tiga itu harus 40 kamar. Kalau bintang dua itu sampai 30 kamar. Nah Hotel Aisyi Tower Klaten  ini ada 28 kamar tetapi secara fasilitas seperti bintang 4.  “Maka kami menyebut hotelnya adalah Bintang 2++ karena secara jumlah kamar tidak mencukupi tapi secara fasilitas memenuhi. Nanti kalau bapak Ibu menginformasikan Hotel bintang 2++ atau hotel bintang 2 berasa hotel bintang 4,” kata Deni Asy’ari seraya menyatakan, pihaknya  tidak melabeli hotel ini sebagai hotel  syariah karena Aisyiyah itu lebih dari syariah.

“Jadi kalau kita kasih labeling syariah orang meragukan dan mempertanyakan kesyariahnya Aisyiyah.  Maka kami tidak memberi labeling syariah tetapi cukup yang kita berikan adalah nilai. Bagaimana orang masuk ke Aisyi Tower ini dia mendapatkan nilai-nilai syariah itu meskipun tanpa labeling syariah sebagaimana kebanyakan hotel-hotel yang melabeling bisnisnya dengan syariah yang menurut kami itu hanya labeling bisnis. Kalau kami tidak pada aspek labeling tapi pada aspek value atau nilai,” ujar  Deni Asy’ari.

 

Juni Diskon 35%

Direktur IT dan Keuangan PT Syarikat Cahaya Media, Ana Fitriana MBA  pada kesempatan yang sama menyampaikan bahwa pada bulan Juni ini Aisyi Tower Klaten dalam rangka soft opening memberikan diskon 35% untuk seluruh fasilitas yang ada, baik itu room maupun ballroom dan meeting room. Semuanya diskon 35% selama bulan Juni 2026 dan juga jika ada instansi, mungkin ada rekanan instansi yang mau melakukan meeting room bookingnya di bulan Juni itu juga bisa mendapatkan diskon 35% mau dipakai bulan depan, mau dipakai bulan depannya lagi juga mendapatkan promo seperti itu.

“Harga room kita startnya di harga Rp400.000,  kemudian kita ada tipe kamar yang isi 8 tempat tidur.  Jumlah kamarnya ada 28 namun petnya 114. Karena jumlah kamar dormitori yang satu kamar isi 8 itu ada banyak. Selain itu juga kita ada kamar yang satu kamar isi 2,  kita juga memiliki kamar family suite yang menyediakan ruang tamu di dalamnya. Kita juga memiliki meeting room 2 , kita juga ada ballroom kapasitas 300 orang dan juga punya swimming pool,” ujarnya.

Dikatakan, sebagai hotel literasi jadi ciri khas hotelnya Suara Muhammadiyah (SM) Tower Malioboro, SM Tower Berau di Kaltim dan Aisyi Tower Klaten  punya sesuatu yang bisa meningkatkan literasi.  Setiap kamar itu ada buku-buku termasuk Majalah Suara Muhammadiyah.

“Sebagai core businessnya Suara Muhammadiyah kemudian kita juga punya kids library yang di sana sudah lengkap sekali ada ruang baca untuk anak, bisa dibuka bisa dibaca di sana.  Kemudian ada beberapa paket antara lain  paket menginap dan meeting mulai Rp550.000,   paket wedding itu start di Rp17.000.000 lengkap dengan dekorasinya,” katanya.

Ditambahkan, tidak semua hotel paket weddingnya itu sudah include dekorasi, kalau di Hotel Aisyi Tower  sudah include dekorasi dan  juga ada graduation paket untuk wisuda dan paket meeting. Mumpung di bulan Juni manfaatkan discount 35% untuk seluruh fasilitas dan berbagai paket di Hotel Aisyi Tower Klaten. Acara tersebut juga dihadiri Panitia Pembangunan Aisyi Tower Klaten, Yulianto Prasojo, SE, dipandu MC Aria Widayati dan  diisi pembacaan Ayat Kursi oleh Pasra. Acara yang dimulai pukul 10.15 WIB tersebut diakhiri dengan ramah tamah makan siang sampai pukul 12.30 WIB. (Paidi) Acara

Kirim berita :
Hubungi Redaksi ?
Hallo, Selamat datang di Redaksi Joglo Pos !
Ada berita yang ingin disampaikan ?
Silahkan ditulis lengkap kejadian peristiwa beserta fotonya !
Menerima update berita ? OK No thanks