• Wed. Jul 29th, 2026

Joglo Pos

Koran Umum Sahabat Masyarakat Klaten

Pakaian Adat Menjadi Simbol Puncak Acara Hari Jadi Klaten

ByKaryana

Jul 28, 2026
Share :

KLATEN- Pemerintah Kabupaten Klaten menggelar upacara pada puncak peringatan Hari Jadi ke-222 di alun-alun Kota Klaten, Selasa, 28 Juli 2026. Upacara Pengetan Hadeging Klaten ingkang Kaping 222 Warso itu dipimpin Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dalam nuansa Jawa. Seluruh peserta upacara dan tamu undangan mengenakan busana kejawen berbahan lurik khas Klaten. Prosesi upacara diiringi alunan gending sehingga nuansanya menjadi hikmat dan sakral. Simbol Pembungkaman Tampak hadir jajaran Forkopimda Klaten, Mantan Bupati Klaten Kol Art Suhardjono, mantan Wakil Bupati Yoga Hardaya, para pejabat, tamu undangan dan lebih dari 3.000 peserta upacara. Yang istimewa, hadir pula Bupati Sleman Harda Kiswaya, Bupati Gayo Lues Aceh Suhaidi dan para pejabat Gayo Lues bersama pilihan penari Saman. Pemkab Gayo Lues mempersembahkan pertunjukkan Tari Saman untuk memeriahkan Hari Jadi ke-222 Kabupaten Klaten. Prabowo Harus Minta Maaf Tari Saman merupakan tari tradisi Suku Gayo di Aceh yang dikenal dengan gerakan tangan serentak yang cepat dan kompak. Selanjutnya, Ketua DPRD Klaten Edy Sasongko membacakan riwayat Hari Jadi Kabupaten Klaten dengan diiringi pertunjukkan fragmen oleh para seniman Sanggar Omah Wayang. Dalam acara itu, Bupati Hamenang menyampaikan sambutan dan mengajak seluruh elemen masyarakat Klaten bersatu bahu membahu mendukung pembangunan di Klaten. ”Dalam membangun Klaten, saya tidak bisa sendiri, perlu dukungan seluruh jajaran Pemkab Klaten dan peran aktif seluruh elemen masyarakat Klaten sesuai teman Hari Jadi tahun ini Sahita Hamemayu Raharja,” ujar Bupati. Usai sambutan, dilakukan pemotongan tumpeng oleh Bupati diserahkan kepada mantan Bupati Suhardjono, kemudian Bupati Gayo Lues Suhaidi dan mantan Bupati Yoga Hardaya.
Acara dilanjutkan penandatangan kerja sama bidang pertanian dan perkebunan antara Dinas Pertanian Pemkab Klaten dan Dinas Pertanian Pemkab Gayo Lues.  Acara diakhiri penyerahan secara simbolis bantuan kursi roda dan bantuan kepada 222 anak yatim, masing-masing senilai Rp 500 ribu, terdiri dari sembako dan tali asih dengan total bantuan Rp 111 juta. Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengatakan Hari Jadi tahun ini sangat spesial karena angkanya 222 dengan mengangkat tema Sahita Hamemayu Raharja. ”Sahita Hamemayu Raharja, yakni bagaimana warga bersama-sama, bersatu dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Hamenang. Untuk itu, seluruh elemen masyarakat harus terus menjaga toleransi umat beragama, menjaga persatuan, menjaga kesenian dan kebudayaan. Diungkapkan pula bahwa dalam setahun terakhir, Pemkab Klaten meraih sedikitnya 11 penghargaan, baik tingkat provinsi maupun nasional. ”Kalau keseluruhan mungkin ada sekitar 20 penghargaan, ini berjat kerja sama seluruh stakeholder sehingga mendapatkan penghargaan tingkat provinsi dan nasional,” ujar Bupati. Menurutnya, upacara itu spesial karena berlangsung dengan Bahasa Jawa. Jadi saat membangun tidak meninggalkan budaya warisan nenek moyang ”Dan tambah spesial dengan kehadiran tamu terjauh Bupati Gayo Lues dan dilanjutkan penandatangan MoU,” tegas Bupati. Menurutnya, kedua kabupaten saling mengenal saat terjadi bencana di Gayo Lues dan Klaten mengirimkan bantuan. Kini hubungan meningkat dengan kerja sama bidang pertanian dan perkebunan. Di akhir acara, Bupati dan Forkopimda menyerahkan batuan kursi roda dan bantuan kepada 222 anak yatim, masing-masing senilai Rp 500 ribu, sehingga total nilainya Rp 111 juta.

Kirim berita :
Hubungi Redaksi ?
Hallo, Selamat datang di Redaksi Joglo Pos !
Ada berita yang ingin disampaikan ?
Silahkan ditulis lengkap kejadian peristiwa beserta fotonya !
Menerima update berita ? OK No thanks