• Tue. Jun 30th, 2026

Joglo Pos

Koran Umum Sahabat Masyarakat Klaten

Murid SMA Negeri 1 Prambanan Klaten Juara 1 Nasional Gala Cerita Rakyat Indonesia 2026

ByPaidi Joglopos

Jun 30, 2026
Share :
Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon saat menyerahkan piagam penghargaan kepada murid SMA Negeri 1 Prambanan Klaten, Mursid Yoga Pratama sebagai Juara 1 kategori remaja dalam ajang Gala Cerita Rakyat Indonesia 2026.

KLATEN — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh dunia pendidikan Kabupaten Klaten. Salah satu murid SMA Negeri 1 Prambanan Klaten, Mursid Yoga Pratama berhasil meraih Juara 1 kategori remaja dalam ajang Gala Cerita Rakyat Indonesia 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar sekolah, sekaligus membawa nama Klaten ke panggung nasional melalui kemampuan bertutur cerita rakyat Nusantara.

Gala Cerita Rakyat Indonesia 2026 merupakan gelaran perdana yang bertujuan menghidupkan kembali tradisi bercerita sebagai bagian dari pelestarian budaya bangsa. Kegiatan ini terbuka bagi anak-anak, remaja, orang tua, pendidik, masyarakat umum, serta partisipan inklusif dari seluruh Indonesia, termasuk penyandang disabilitas, Anak Berhadapan dengan Hukum, dan anak putus sekolah. Selama masa pengumpulan karya, program ini mencatat antusiasme besar dengan 1.737 karya dari 2.797 peserta yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia.

Puncak apresiasi karya Gala Cerita Rakyat Indonesia 2026 dilaksanakan pada Rabu, 24 Juni 2026 di Graha Utama Gedung Kementerian Kebudayaan, Jakarta. Acara tersebut menjadi ruang penghargaan bagi para peserta terbaik dari berbagai kategori. Dalam kegiatan itu, peserta dari SMA Negeri 1 Prambanan Klaten dinobatkan sebagai Juara 1 kategori remaja setelah menampilkan kemampuan bercerita yang kuat, ekspresif, dan penuh penghayatan.

Dalam sambutannya, Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menyampaikan bahwa storytelling, dongeng, dan cerita memiliki peran penting dalam pertumbuhan anak-anak. Menurutnya, kegiatan bercerita bukan hanya sarana hiburan, melainkan juga media pendidikan yang mampu mengembangkan emotional intelligence dan spiritual intelligence.

Melalui cerita, anak-anak belajar memahami nilai kehidupan, empati, keberanian, kejujuran, kedermawanan, serta keteladanan tanpa merasa digurui.

Fadli Zon juga menekankan pentingnya imajinasi dalam proses pendidikan dengan menyampaikan pesan, “imagination is more important than knowledge.”

 

Cerita Rakyat

Pernyataan tersebut sejalan dengan semangat Gala Cerita Rakyat Indonesia yang menempatkan cerita rakyat sebagai bagian penting dari tradisi lisan bangsa. Cerita rakyat tidak hanya menyimpan kisah masa lalu, tetapi juga memuat nilai moral, identitas budaya, dan kearifan lokal yang diwariskan dari generasi ke generasi. Fadli Zon menyebut kegiatan ini sebagai momentum untuk menghargai karya, merawat identitas bangsa, dan melestarikan tradisi lisan sebagai bagian dari pemajuan kebudayaan.

Sambutan juga diberikan oleh Ketua Panitia Gala Cerita Rakyat, Bunda Neno Warisman. Ia menyampaikan bahwa Gala Cerita Rakyat bukanlah akhir dari sebuah perlombaan, melainkan permulaan dari gerakan untuk menghidupkan kembali cerita-cerita rakyat dari rumah-rumah. Menurutnya, keluarga merupakan ruang pertama bagi anak dalam mengenal nilai kehidupan. Karena itu, kebiasaan bercerita di rumah perlu dibangkitkan kembali sebagai bentuk tanggung jawab moral terhadap pendidikan karakter yang berakar dari cerita-cerita Nusantara.

Dalam kesempatan tersebut, Bunda Neno Warisman juga tampak terharu ketika mengetahui bahwa peraih Juara 1 kategori remaja berasal dari kawasan lereng Merapi. Ia memberikan perhatian khusus kepada murid SMA Negeri 1 Prambanan Klaten tersebut karena memiliki perjuangan yang tidak sederhana dalam menempuh pendidikan. Setiap hari, pelajar itu harus menempuh jarak sekitar 19 kilometer untuk berangkat ke sekolah. Perjalanan yang jauh tidak menghalanginya untuk terus belajar, berlatih, dan mengembangkan bakat luar biasa dalam seni bertutur.

Kisah tersebut menjadi salah satu bagian paling menyentuh dalam puncak acara.

Bagi Bunda Neno, kemenangan pelajar dari lereng Merapi ini membuktikan bahwa talenta besar dapat lahir dari mana saja. Anak-anak daerah, dengan segala keterbatasan dan perjuangannya, tetap memiliki kesempatan untuk tampil, berkarya, dan mengharumkan nama sekolah serta daerahnya. Prestasi ini bukan hanya kemenangan dalam perlombaan, tetapi juga gambaran tentang daya juang, ketekunan, dan kecintaan generasi muda terhadap warisan budaya bangsa.

Keberhasilan murid SMA Negeri 1 Prambanan Klaten tersebut menunjukkan bahwa generasi muda masih memiliki kedekatan yang kuat dengan cerita rakyat. Dalam penampilannya, peserta dinilai mampu menghadirkan cerita secara hidup melalui penguasaan alur, intonasi, ekspresi wajah, bahasa tubuh, dan pemahaman terhadap pesan moral yang terkandung dalam cerita. Kemampuan tersebut menjadi bukti bahwa tradisi mendongeng masih relevan di tengah derasnya arus digital.

Bagi SMA Negeri 1 Prambanan Klaten, prestasi ini menjadi bukti bahwa sekolah tidak hanya berperan dalam mengembangkan kemampuan akademik, tetapi juga memberi ruang bagi peserta didik untuk tumbuh melalui literasi, seni, dan budaya. Dukungan guru pembimbing, lingkungan sekolah, serta semangat peserta dalam berlatih menjadi bagian penting dari keberhasilan tersebut.

Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi murid-murid lain untuk lebih mencintai cerita rakyat dan berani menampilkan karya budaya ke tingkat yang lebih luas. Di tengah perubahan zaman, cerita rakyat tidak boleh berhenti sebagai kisah lama yang hanya tersimpan dalam ingatan. Cerita rakyat perlu terus dihidupkan, disampaikan, dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Melalui kemenangan ini, murid SMA Negeri 1 Prambanan Klaten telah membuktikan bahwa dari ruang sekolah, warisan budaya Nusantara dapat kembali menemukan suaranya. Dari lereng Merapi, sebuah cerita bergerak menuju panggung nasional, membawa pesan bahwa imajinasi, ketekunan, dan kecintaan terhadap budaya mampu melahirkan prestasi yang membanggakan. ((Advertorial)

 

Kirim berita :
Hubungi Redaksi ?
Hallo, Selamat datang di Redaksi Joglo Pos !
Ada berita yang ingin disampaikan ?
Silahkan ditulis lengkap kejadian peristiwa beserta fotonya !
Menerima update berita ? OK No thanks