• Fri. Oct 16th, 2026

Joglo Pos

Koran Umum Sahabat Masyarakat Klaten

Tertangkap OTT KPK, Bupati Klaten Mas Hamenang dan 19 Orang Diperiksa 13 Jam Lebih

ByMuslih Budi

Oct 16, 2026
Share :

KLATEN – Peristiwa kelam sepuluh tahun silam kembali terjadi di Kabupaten Klaten, dimana Bupati (Kepala Daerah) terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beserta sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN). Saat itu pada Tahun 2016, Bupati Klaten Sri Hartini terkena OTT KPK bersama beberapa ASN.

Kamis (15/10/2026) lalu, KPK juga melakukan OTT terhadap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo. KPK mengungkap perkara yang menjerat Bupati Mas Hamenang.

Berdasarkan informasi di lapangan, KPK mendatangi rumah dinas bupati pada Kamis pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Tak lama kemudian, atau sekitar pukul 08.15 WIB, KPK membawa Bupati Hamenang menuju Polresta Klaten untuk diperiksa.

Terpisah, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan mengatakan OTT Bupati Klaten terkait penerimaan yang dilakukan oleh penyelenggara negara, selain itu juga berkenaan pengadaan barang dan jasa, perijinan dan penerimaan lainnya dari OPD.  “Perkara ini diduga terkait dengan penerimaan yang dilakukan oleh penyelenggara negara, berkenaan dengan pengadaan barang dan jasa, perizinan, maupun penerimaan lainnya dari OPD,” katanya, Kamis (15/10/2026).

Bupati Klaten Mas Hamenang saat hendak masuk mobil usai diperiksa.

Selain itu, lanjut Budi Prasetyo. “Ada dugaan pemberian yang dilakukan oleh bupati kepada oknum BPK terkait dengan audit,” tambahnya.  Selain Hamenang, KPK turut mengamankan 19 orang lainnya. Mereka diamankan di Klaten dan Jakarta.

“Tim juga mengamankan barang bukti dalam bentuk uang tunai. Masih proses hitung. Hitungan awal sementara sekitar Rp 1 miliar,” tutur Budi Prasetyo.

Sementara itu pantauan Joglo Pos di Mapolresta Klaten, pemeriksaan Bupati Hamenang bersama ASN dan lainnya berlangsung 13 jam lebih, mulai dari sekitar pukul 09.00 WIB hingga selesai atau keluar dari ruang pemeriksaan pukul 22.30 WIB.

Iring-iringan mobil yang membawa Bupati Klaten dan lainnya meninggalkan Mapolresta Klaten menuju stasiun Klaten.

Kepala Polresta Klaten Kombes Ari Cahya Nugraha membenarkan kabar mengenai pemeriksaan Bupati Klaten Hamenang.

Meski demikian, Ari belum dapat menyampaikan secara detail informasi tersebut mengingat sampai saat ini proses pemeriksaan masih berlangsung. “Sampai hari ini terkonfirmasi demikian. Namun, saya juga belum ketemu karena saya tidak mau mengganggu tim yang sedang bekerja. Kami hanya menyediakan tempat dan melaksanakan pengamanan terbuka,” katanya.

Saat keluar dari ruangan di Mapolresta, Bupati Hamenang yang mengenakan kaos hitam lengan panjang, memakai topi, berkacamata serta memakai masker tampak lesu sambil menyapa puluhan awak media yang setia menunggu. “Pertama-tama saya meminta maaf kepada masyarakat Klaten karena telah mengecewakan,” ucapnya lirih sambil bergegas menuju mobil yang disediakan KPK.

Bupati Hamenang saat tiba di stasiun Klaten selanjutnya naik kereta api menuju Jakarta.

Selain Hamenang, ada beberapa orang yang tidak  jelas siapakah gerangan lantaran malam yang gelap serta mereka memakai sebagian penutup wajah dengan masker, mereka juga turut serta menuju mobil yang jumlahnya ada 6 unit.

Iring-iringan mobil KPK meninggalkan Mapolresta sekitar pukul 22.40 WIB menuju stasiun Klaten untuk membawa Bupati Hamenang bersama lainnya menuju Jakarta. Tampak pegawai KPK ada yang membawa drum warna biru yang dilakban rapi. (budi raharjo)
 

Kirim berita :
Hubungi Redaksi ?
Hallo, Selamat datang di Redaksi Joglo Pos !
Ada berita yang ingin disampaikan ?
Silahkan ditulis lengkap kejadian peristiwa beserta fotonya !
Menerima update berita ? OK No thanks