KLATEN – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim 102 Universitas Diponegoro (Undip) menggelar sosialisasi terkait pengelolaan sampah dan limbah minyak jelantah dengan pendekatan Green Logistics di Balai Desa Gesikan, Kecamatan gantiwarno, Kabupaten Klaten, Jumat, 23 Januari 2026.
Sosialisasi ini bertujuan guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemilihan sampah dengan pendekatan green logistics. Permasalahan sampah di Desa Gesikan menjadi permasalahan utama karena belum adanya sistem pengolahan yang memadai menyebabkan pencemaran lingkungan.
Oleh karena itu perlu upaya edukasi berkelanjutan dengan merencanakan Sosialisasi Pengelolaan Sampah dengan pendekatan Green Logistics. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan dengan melibatkan langsung Karang Taruna setempat, dengan pengenalan dasar konsep dan gambaran green logistics.
Konsep ini diusung oleh salah satu anggota Tim KKN 102 Undip, Aisya Ula Hamida sekaligus sebagai pemateri.
Selanjutnya selain pengenalan dasar konsep dan Gambaran green logistic pemateri menjelaskan bagaimana jenis dan cara pengelolaan sampah pada lingkungan seperti konsep mendaur ulang Kembali atau lebih dikenal dengan konsep 5r (reduce, recycle, reuse, repair, dan recovery). Sosialisasi ini tidak hanya dalam berbentuk materi saja, namun diterapkan secara praktikal melalui Program Sosial Masyarakat dengan fokus pemanfaatan limbah minyak jelatah kepada pemuda setempat di Desa Gesikan pada Minggu 1 Februari 2026.
Pemanfaatan ini dilakukan bermula atas keprihatinan karena banyaknya limbah jelatah pada rumah tangga pengolahannya belum maksimal, maka guna meminimalisir limbah rumah tangga, Tim KKN 102 bekerjasama dengan karangtaruna untuk menciptakan inovasi pemanfaatan dari limbah minyak jelatah dengan pengolahan menjadi lilin aromaterapi, dan tentunya menerapkan pendekatan green product desain, green logistics dengan menggunakan bahan ramah lingkungan yaitu bambu sebagai wadah dari lilin. “Diharapkan dengan adanya sosialisasi tersebut Masyarakat khususnya karang taruna dapat menerapkan praktik green logistics dalam kehidupan sehari-hari, dan dilakukan secara kontinyu,” ujar Aisya.
(Penulis: Aisya Ula Hamida, NIM: 40011322650113, mahasiswa Prodi: Manajemen Administrasi dan Logistik, Fakultas: Sekolah Vokasi, Undip/Editor: Paidi/Joglo Pos)