KARANGNONGKO- Dua orang nenek, Seneng (81) dan Jumilah (67) warga Dukuh Tukung Desa Blimbing Kecamatan Karangnongko Klaten harus menjalani perawatan usai diserang kawanan tawon, Minggu (24/5/2026).
Keduanya diserang tawon di Dukuh Bagor Desa Kanoman Kecamatan Karangnongko, sekitar pukul.09.00 WIB hingga dilarikan ke rumah sakit.
”Dua korban diserang kawanan tawon saat mencari rumput di ladang di Desa Kanoman,” kata Kasi Humas Polres Klaten, AKP Suwoto.
Kejadian itu dilaporkan ke Polsek Karangnongko dan Pusdalops BPBD Klaten, Minggu sore.
”Info dari warga, tawon yang menyerang berjenis Apis Dorsata atau lebah hutan,” kata Indiarto dari Pusdalops BPBD Klaten.
Diduga, kawanan itu merupakan tawon yang sarangnya rusak setelah madunya diambil salah seorang warga setempat.
”Sebelumnya ada warga yang mengambil madu lebah hutan, tapi tidak menginfokan ke warga,” ungkapnya.
Senin (25/5/2026), TRC BPBD Klaten bersama relawan memantau lokasi kejadian. Mereka tak menemukan lagi kawanan lebah berkeliaran.
”Saat ini, Ibu Jumilah (67) masih merasakan pusing, nyeri pada bekas sengatan lebah dan sesak nafas. Ibu Seneng juga masih merasakan nyeri dan pusing,” ujar Indiarto.
Berdasar keterangan saksi kepada polisi, ketika kedua korban mencari rumput di tegalan Dukuh Bagor Desa Kanoman, tiba-tiba ada tawon menyengat Mbah Seneng.
Melihat temannya diserang tawon, Jumilah berusaha menolong. Namun dia malah turut menjadi korban serangan tawon. Mereka pun berteriak minta tolong. Kedua korban segera dilarikan warga ke RS PKU Muhammadiyah Jatinom.
”Kawanan tawon yang menyerang korban bukan tawon budidaya, tapi tawon liar yang sarangnya dirusak pencari madu,” kata Suwoto.