• Tue. Jun 2nd, 2026

Joglo Pos

Koran Umum Sahabat Masyarakat Klaten

Ribuan Pesepeda Padati Prambanan

ByKaryana

May 24, 2026
Share :

PRAMBANAN- Para pesepeda dari berbagai wilayah di Indonesia tumpah ruah di kawasan Candi Prambanan, Minggu (24/5/2026) pagi. Mereka mengikuti parade sepeda bertajuk All Bike Classic Day (ABCD) yang menjadi rangkaian Klaten International Cycling Festival (KLIC Fest) 2026.

Sejak pagi buta, kawasan Candi Sewu sudah dibanjiri para pesepeda. Beberapa di antaranya bahkan bermalam di lokasi dengan menempati tenda-tenda perkemahan guna mengikuti rangkaian kegiatan KLIC Fest yang digelar di kawasan Candi Sewu.

Pesepeda yang ikut gowes pagi itu mayoritas mengendarai sepeda klasik, terutama sepeda onthel. Ada yang datang membawa sepeda penny-farthing. Ada pula yang mengendarai sepeda kayu. Sepeda-sepeda mereka dilengkapi berbagai aksesori, di antaranya bendera dan mini sound system.

Saking banyaknya peserta yang ikut parade pagi itu, antrean sepeda mengular hingga ke luar lapangan dan badan jalan yang mengelilingi kompleks candi.

Tak hanya bersepeda, pagi itu juga menjadi ajang parade kostum. Beragam kostum dikenakan para peserta. Ada yang gowes mengenakan pakaian adat Jawa, busana adat Dayak, pakaian pejuang kemerdekaan, hingga kostum karakter Garuda dan tokoh animasi.

Parade digelar dengan konsep gowes bersama mengelilingi wilayah Kecamatan Prambanan. Titik start dan finis berada di lapangan utara Candi Sewu. Rombongan dilepas langsung oleh Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Rombongan delegasi dari berbagai negara yang telah mengikuti rangkaian KLIC Fest selama sepekan terakhir juga ikut dalam parade tersebut.

Peserta datang dari berbagai penjuru. Selain dari berbagai daerah di Pulau Jawa, rombongan peserta juga berasal dari Pulau Sumatra, Kalimantan, Bali, hingga Sulawesi. Tak hanya dari Indonesia, rombongan dari Malaysia turut memeriahkan rangkaian kegiatan pagi itu.

Mereka tampil kompak mengenakan pakaian adat Melayu berwarna biru. Sepeda yang mereka sewa untuk mengikuti parade dilengkapi dengan bendera Malaysia sebagai identitas asal mereka. Selain membawa bendera, mereka juga mengenakan syal berlambang bendera Malaysia.

Sekitar 60 orang rombongan pecinta gowes asal Malaysia hadir dalam kegiatan tersebut. Salah satunya Bahri, yang sudah berada di wilayah Prambanan sejak Jumat (22/5/2026).

Dia mengungkapkan rombongannya hampir tidak pernah absen setiap kali ada kegiatan, terutama event sepeda klasik di Indonesia. Ia mengaku terkesan dengan parade pagi itu yang berhasil mengumpulkan pesepeda dari berbagai daerah.

Apalagi, menurut dia, para peserta hadir dengan mengenakan pakaian adat masing-masing dan menampilkan identitas budaya daerahnya.

“Setiap tahun ada event di Indonesia, kami pasti hadir. Acara ini sungguh meriah. Tahun 2019 kami pergi ke Surabaya pun ramai, sampai 12.000 peserta. Di acara ini masing-masing menunjukkan budaya daerahnya,” katanya

Kirim berita :
Hubungi Redaksi ?
Hallo, Selamat datang di Redaksi Joglo Pos !
Ada berita yang ingin disampaikan ?
Silahkan ditulis lengkap kejadian peristiwa beserta fotonya !
Menerima update berita ? OK No thanks