TULUNG – Di wilayah Kecamatan Tulung, Klaten, setidaknya ada 3 desa yang menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H ini telah memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada warganya, tiga desa tersebut antara lain Pmerintah Desa (Pemdes) Wunut, dimana THR diberikan per jiwa sebesar Rp 250 ribu, kedua Pemdes Daleman dengan per jiwa mendapat THR senilai Rp 50 ribu, dan ketiga Pemdes Cokro yang memberikan THR sebesar Rp 100 ribu per KK.
Fenomena pemberian THR oleh Pemdes kepada warganya tersebut bukanlan trend, namun merupakan program nyata dalam rangka meningkatkan kesejahteraan warga atau meringankan beban warga walaupun nilainya belum seperti yang diharapkan. Namun keberanian dan keikhlasan Pemdes untuk memberikan THR merupakan program tajir yang perlu ditingkatkan lagi.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Kabupaten Klaten, Dra Wahyuni Sri Rahayau mendukung baik terobosan pemberian THR warganya tersebut, namun tentunya uangnya dari murni Pendapatan Asli Desa (PADes) yang bersumber dari potensi desa yang ada. “Ya bagus itu, bisa membantu warga, namun yang perlu diperhatikan uang THR harus benar-benar dari PADes yang bersumber dari hasil potensi desa,” tandas pejabat yang sering disapa bu Ndayu ini.
Sementara Camat Tulung, Hendri Pamukas, SSos, MM mengapreseasi kepada Desa Wunut, Daleman dan Cokro yang telah bernai mengambil keputusan untuk memberikan THR kepada warga yang berasal dari PADes masing-masing. “Ini bisa menjadi motivasi desa-desa yang lain, bisa menggali potensi desa, menjadikan potensi tersebut PADEs dan akhirnya untuk mensejahterakan warga,” jelas Camat Hendri, Senin (16/3/2026).

Kades Wunut, H Iwan Sulistya Setyawan mengatakan dengan PADes yang lumayan didapat pertahun, maka sudah seyogyanya jika Pemdes mensejahterakan warga dengan memberi THR atau melaui program apapun. “Dan alhamdulillah kita sudah bisa memberikan THR empat kali (4 tahun) ini menjelang lebaran,” tandas Kades Iwan.
Kades Daleman, Mursito, SH menyampaikan dana untuk THR warga berasal dari PADes yang bersumber dari hasil wisata Umbul Nilo, dimana Tahun 2025 lalu Umbul Nilo mampu menyokong PADes sebesar Rp 600 juta. “Umbul Nilo mampu mendongkrak PADes Rp 600 juta, nah itu bisa buat THR warga,” katanya.
Pemberian THR juga tak hanya di wilayah Kecamatan Tulung, di Kecamatan Jatinom, Pemdes Bonyokan juga merealisasikan program yang sama, yakni pemberian THR. Pemdes Bonyokan memberiakn THR sebesar Rp 150 ribu kepada setiap KK atau Per KK.
Pemdes Sidowayah, Kecamatan Polanharjo juga membagikan THR kepada warganya. Besarnya setiap warga yang sudah berumur 17 tahun ke atas dan sudah ber KTP mendapat uang THR sebesar Rp 150 ribu ditambah dengan beras 5 kilogram.
Sementara Pemdes Ponggok juga memberikan 700 paket sembako kepada warganya. Selain itu juga memberikan beasiswa kepada 60 mahasiswa yang rutin diberikan setiap bulannyauntuk program 1 rumah 1 mahasiswa, dan badan amil zakat desa Ponggok sebanyak 100 amplop sebesar masing-masing 300 ribu yang diperuntukkan bagi anak-anak yatim dan janda-janda yang ada di desa Ponggok. (bud)