• Thu. Feb 12th, 2026

Joglo Pos

Koran Umum Sahabat Masyarakat Klaten

Klaten Perluas Jangkauan Makan Bergizi Gratis

ByKaryana

Feb 11, 2026
Share :

KLATEN-Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Klaten menunjukkan progres signifikan.

Tidak hanya menyasar anak sekolah, program unggulan nasional ini kini mulai masif menyentuh kelompok 3B. Yakni Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan Balita.

Berdasarkan data terbaru, sebanyak 87 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi penuh di seluruh wilayah Klaten.

Selain itu, terdapat 30 SPPG yang siap beroperasi menunggu izin administrasi serta 61 calon SPPG lainnya yang saat ini masih dalam proses pembangunan fisik.

Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Klaten Yoga Angga Pratama mengungkapkan, pelayanan untuk kelompok 3B mulai diintensifkan sejak awal Januari 2026.

Hingga saat ini, tercatat ada 3.756 penerima manfaat dari kalangan ibu hamil, menyusui dan balita.

“Penerima manfaat dari sekolah saat ini mencapai 213.376 siswa. Kemudian untuk 3B sudah menyasar 3.756 jiwa. Total keseluruhan penerima manfaat di Klaten menjadi 216.872,” urai Yoga beberapa waktu lalu.

Yoga menambahkan, setiap SPPG diwajibkan mengalokasikan minimal 5% dari total porsi hariannya untuk kelompok 3B.

Meski begitu, sasaran kelompok 3B belum mencakup ke seluruh kecamatan di Klaten.

Mengingat sejumlah SPPG di Klaten juga masih fokus kepada siswa sekolah sebagai penerima manfaat program MBG.

Dikarenakan juga belum terkaver secara keseluruhan sampai saat ini. “Minimal 5% dari total penerima manfaat setiap SPPG nanti diterima oleh 3B. Paling tidak nyicil begitu. Pelayanannya kami baru mulai masif ini di Januari sampai hari ini,” tambahnya

Mengenai teknis penyaluran bagi ibu hamil, ibu menyusui dan balita, BGN Klaten menggandeng mitra lokal untuk memastikan makanan sampai ke tangan yang tepat.

Sedangkan data penerima manfaat ditarik secara berkala dari Puskesmas yang merujuk pada laporan bidan desa.

“Makanan akan di-drop di desa, kemudian kader Posyandu mendistribusikannya menggunakan wadah omreng ke rumah-rumah penerima. Kami meminta bantuan kader Posyandu untuk pendistribusian menu MBG di desa-desa dengan skema insentif,” jelas Yoga.

Di sisi lain, Pemkab Klaten terus mengawal jalannya program dari pemerintah pusat tersebut agar sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

Pj Sekda Klaten Jaka Purwanto, menegaskan pentingnya ketaatan pada prosedur demi menjamin keamanan pangan.

“kami sudah sampaikan kepada seluruh kepala SPPG dan Korwil agar SOP betul-betul ditaati. Sehingga menghasilkan makanan yang bergizi, sehat, dan aman untuk penerima manfaat,” tegas Jaka Purwanto.

Hingga saat ini, program MBG di Klaten terus didorong untuk bertambah luas cakupannya seiring dengan selesainya pembangunan puluhan titik SPPG baru di berbagai kecamatan.

Kirim berita :
Hubungi Redaksi ?
Hallo, Selamat datang di Redaksi Joglo Pos !
Ada berita yang ingin disampaikan ?
Silahkan ditulis lengkap kejadian peristiwa beserta fotonya !
Menerima update berita ? OK No thanks