PRAMBANAN-Unit Gakkum Satlantas Polres Klaten mengambil langkah tegas untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas di kawasan Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan menjelang puncak perayaan Tahun Baru 2026.
Salah satunya dengan memasang spanduk peringatan larangan parkir di sepanjang Jalan Candi Sewu, Kecamatan Prambanan, Klaten.
Pemasangan spanduk ini dilakukan karena aktivitas parkir liar di badan jalan yang berdekatan dengan TWC Prambanan itu dinilai menjadi pemicu utama kemacetan.
Begitu juga memperbesar potensi kecelakaan lalu lintas di jalur tersebut.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Klaten Iptu Alif Akbar Lukman Hakim menjelaskan, Jalan Candi Sewu merupakan jalur padat.
Terutama saat masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) kali ini, penggunaan badan jalan untuk parkir sangat menghambat arus kendaraan yang melintas.
”Kebanyakan ada yang parkir di badan jalan dan itu sangat menghambat arus lalu lintas. Padahal sebelumnya dari pihak TWC pun sudah ada imbauannya. Sebetulnya memang tidak boleh karena itu badan jalan. Apalagi kalau arus lalu lintas padat, ada kendaraan yang kencang, ini bisa memicu kecelakaan,” ujar Alif saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (30/12/2025).
Terkait kondisi lalu lintas di wilayah Prambanan yang menjadi pintu masuk utama dari arah Yogyakarta, Alif menyebutkan volume kendaraan memang mengalami peningkatan namun tetap terkendali.
”Arus didominasi di Prambanan, baik yang mau ke Jogja maupun yang dari Jogja mau kembali. Alhamdulillah tidak ada kemacetan, semua masih bisa terurai. Kami tidak memberlakukan one way atau overboarding, arus dua arah tetap berjalan normal,” jelasnya.
Pihak kepolisian memprediksi puncak kenaikan volume kendaraan akan terjadi pada Jumat-Minggu (2-4/1/2026) pasca malam tahun baru.
”Prediksi kami peningkatan tinggi itu justru di hari Jumat sampai Minggu. Kalau pas malam tahun barunya sendiri diprediksi tidak terlalu padat untuk arus masuknya,” tambahnya.
Guna memastikan kelancaran, Satlantas Polres Klaten telah menyebar tim urai di berbagai titik strategis mulai dari wilayah Barat, Tengah hingga Timur Klaten.
Tim tersebut bertugas melakukan patroli dan memberikan pemahaman langsung kepada pengendara yang nekat parkir sembarangan.