• Sun. Feb 1st, 2026

Joglo Pos

Koran Umum Sahabat Masyarakat Klaten

5 Perwara Candi Plaosan Prambanan Klaten Dipugar

ByKaryana

Jan 24, 2026
Share :

PRAMBANAN-Sebanyak lima perwara di Candi Plaosan, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Klaten, dipugar. Pemugaran itu ditargetkan selesai akhir 2026.

Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menjelaskan pemugaran lima candi perwara itu mendapatkan dukungan dari Djarum Foundation. Fadli Zon mendorong agar proses pemugaran candi bisa memanfaatkan kemajuan teknologi. Pasalnya, selama ini proses pemugaran satu perwara membutuhkan waktu lama.

“Saya katakan ini kalau bisa dua tahun selesai dengan teknologi. Bukan hanya pakai susun coba, cobalah pakai teknologi. Kalau perlu pakai AI. Bagaimana ini batu-batu di situ, apalagi anak-anak muda sekarang biar dilibatkan tenaga-tenaga muda untuk ikut pemugaran. Bahkan lebih dahsyat lagi kalau perlu dilombakan. Biar cepat gitu,” kata Fadli Zon saat peresmian pengembangan tahap I Candi Plaosan, Kamis (22/1/2026).

Fadli Zon menilai pemugaran perwara seperti di Candi Prambanan selama puluhan tahun tak kunjung selesai. Dikhawatirkan, proses pemugaran bisa memakan waktu lebih dari 50 tahun jika menggunakan teknik yang saat ini dilakukan. “Kalau pakai teknik sekarang mungkin masih nunggu 50 tahun lagi juga belum selesai. Kalau cuma setahun bisa satu perwara 11 bulan,” jelas Fadli Zon.

Bisa jadi, proses pemugaran satu Candi Perwara bisa dilakukan dalam rentang waktu satu hingga dua bulan jika menggunakan sentuhan teknologi. Lantaran hal itu, Fadli Zon kembali mendorong agar proses pemugaran bisa dilakukan dengan sentuhan teknologi. Apalagi saat ini berkembang teknologi Artificial Intelligence (AI).

“Sekarang sudah ada AI, tinggal menyusun puzzle batu-batu yang ada. Tentu ada batu-batu sebagai artefak yang lama, diidentifikasi. Kalau kurang, tentu ditambah dengan batu-batu baru. Tentu harus sesuai dengan aturan-aturan yang sudah ditetapkan terkait dengan cagar budaya,” kata Fadli Zon.

Fadli Zon juga berharap ke depan ada workshop terkait pemugaran yang ditujukan kepada kalangan muda. Terutama pelajar SMK jurusan bangunan.

“Itu bisa diberikan workshop mungkin juga dengan tenaga-tenaga tukang, kenek, mereka kan pasti jago-jago, yang ahli-ahli batu bisa dilibatkan untuk workshop tentang pemugaran. Sehingga pemugaran Perwara yang ada di Candi Pelaosan ini bisa dipercepat, berdiri dan batu-batunya tidak berantakan seperti sekarang,” ungkap Fadli Zon.

Kepala Museum dan Cagar Budaya Indira Estiyanti Nurjadin menjelaskan pada 2025, Museum dan Cagar Budaya menerima dukungan hibah dari Djarum Foundation. Dukungan tersebut diberikan untuk pemugaran lima candi perwara di Candi Plaosan dan dua Candi Semar di kompleks Percandian Dieng yang ditargetkan selesai akhir 2026.

“Dukungan ini menjadi contoh penting public private partnership dalam pelestarian cagar budaya nasional,” kata Indira.

Kirim berita :
Hubungi Redaksi ?
Hallo, Selamat datang di Redaksi Joglo Pos !
Ada berita yang ingin disampaikan ?
Silahkan ditulis lengkap kejadian peristiwa beserta fotonya !
Menerima update berita ? OK No thanks